Kepala BP Batam Inginkan Proses Tender di Mulai Sejak Awal Tahun

0
250
Muhammad Rudi menegaskan pembangunan infrastruktur masih terus menjadi fokus utamanya.

Batam (DKN) – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi meminta seluruh pegawainya di lingkungan BP Batam untuk segera melakukan proses tender. Dia menekankan dokumen administrasi yang berkaitan dengan proses tender sudah harus rampung pada triwulan pertama. Dengan begitu, pekerjaan fisik bisa dilakukan pada triwulan kedua.

Muhammad Rudi mengatakan, hal ini sesuai dengan amanat dari Presiden Joko Widodo, agar dapat melaksanakan proses pengadaan lelang barang dan jasa sejak awal tahun.

Proses lelang pengadaan barang dan jasa pemerintah harus tepat waktu, sasaran serta berjalan efektif dan efisien. Karena keterlambatan sedikit saja dapat mengurangi daya dorong dalam perkonomian daerah, terutama belanja infrastruktur yang sensitif terhadap waktu.

Baca Juga :  Peringatan May Day 2023, Kepala BP Batam Ajak Buruh Jaga Iklim Investasi

Baca Juga: Program “One Day One Target” Ditpam BP Batam Terus Berlanjut

“Bulan Maret atau April semuanya harus sudah selesai, agar proyek infrastruktur ini dapat segera berjalan”, ujarnya, Selasa (2/1/2024).

Ia berharap, proyek yang dijalankan oleh BP Batam tidak ada yang mengalami gagal tender. Sehingga seluruh dokumen bisa dipersiapkan lebih awal.

Baca Juga :  Serap Peluang Investasi Semikonduktor, Kemenlu RI Lirik Pengembangan NDP

“Jadi, segera dikejar seluruh target yang ingin kita capai,” katanya.

Di kesempatan itu, Muhammad Rudi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur masih terus menjadi fokus utamanya. Hal ini demi mencapai Batam sebagai kota baru yang modern.

Kepada masyarakat Kota Batam, Muhammad Rudi terus mengajak untuk menjaga kekompakan. Sehingga, seluruh proses pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar.

“Mari kita jaga terus kekompakan ini untuk Batam kota baru di tahun 2029 mendatang,” imbuhnya. (7/Jan)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini