BP Batam Percepat Pelebaran Jalan Kepri Mall-Batamindo Sepanjang 3,8 KM

0
235
Pembangunan infrastruktur yang memadai sangat penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Batam.

Batam (DKN)  – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memastikan bahwa proyek strategis pembangunan infrastruktur jalan di Batam akan terus berjalan sesuai rencana. Salah satu fokus utama saat ini adalah pelebaran ruas jalan dari Simpang Kepri Mall menuju Kawasan Industri Batamindo sepanjang 3,8 kilometer.

“Program strategis pembangunan harus kita percepat. Saat ini, kami telah memulai pengerjaan jalan dari Kepri Mall hingga Muka Kuning,” ujar Amsakar dalam arahannya pada Rabu (9/4/2025).

Menurut Amsakar, pembangunan infrastruktur yang memadai sangat penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Batam. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberhasilan setiap proyek strategis.

Baca Juga :  Triwulan I 2024, Industri Mesin dan Elektronik Dominasi Realisasi PMA di Batam

“Kemajuan Batam memerlukan sinergi semua pihak, terutama antara pemerintah dan masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi adalah inti dari kepemimpinan yang efektif.

“Harus ada langkah-langkah konkret dan strategi jitu agar Batam bisa berkembang lebih pesat,” tambahnya.

Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Selain pembangunan fisik, Amsakar juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menginstruksikan seluruh jajaran, baik dari Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Baca Juga :  Atasi Persoalan Banjir, Li Claudia Minta Inventarisasi Aset Milik Pemerintah Batam

“Kita harus responsif terhadap keluhan masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar,” tegasnya.

Isu banjir juga menjadi perhatian serius. Menurutnya, penanganan persoalan banjir harus menjadi bagian dari perhatian utama demi menjaga kenyamanan dan keselamatan warga Batam.

“Pembangunan harus seimbang dengan upaya mengatasi persoalan lingkungan. Kepentingan masyarakat harus selalu diutamakan,” pungkas Amsakar. (DN)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini