Batam Jadi Rujukan Pengembangan Ekonomi, DPRD Tangerang Selatan Temui Amsakar-Li Claudia

0
26
Pengalaman Batam dalam mengembangkan infrastruktur dan menarik investasi menjadi salah satu referensi yang dapat dipelajari untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Tangerang Selatan.

Batam (DKN) – Strategi Batam dalam memperkuat daya saing ekonomi melalui pembangunan infrastruktur dan pengembangan iklim investasi mendapat perhatian DPRD Kota Tangerang Selatan.

Hal tersebut dibahas saat Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD Kota Tangerang Selatan di Ruang Kerja Wali Kota Batam.

Rombongan DPRD Kota Tangerang Selatan dipimpin Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Selatan, Maria Teresa Suhardja. Dalam pertemuan tersebut, Amsakar memaparkan sejumlah langkah strategis Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung perekonomian.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Investasi, BP Batam Gelar Pelatihan OSS-RBA Bagi SDM PTSP

Amsakar menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, penguatan iklim investasi perlu didukung dengan kemudahan perizinan, konektivitas yang memadai, dan ketersediaan infrastruktur yang mampu menunjang aktivitas ekonomi.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan dari DPRD Tangerang Selatan. Batam terus berbenah untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif melalui integrasi perizinan, pembenahan akses konektivitas, serta penyediaan infrastruktur yang ramah investasi,” ujar Amsakar.

Di lokasi sama, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra menambahkan, pembangunan Batam tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, optimalisasi potensi daerah juga menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Amsakar Chess Cup II Digelar, BP Batam Chess Club Siap Dikukuhkan

Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Selatan Maria Teresa Suhardja menjelaskan, Batam dipilih sebagai lokasi studi komparatif karena dinilai memiliki perkembangan infrastruktur dan pertumbuhan investasi yang dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain.

Menurut Maria, pengalaman Batam dalam mengembangkan infrastruktur dan menarik investasi menjadi salah satu referensi yang dapat dipelajari untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Tangerang Selatan.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai tata kelola ruang, kemudahan investasi, dan berbagai strategi pengembangan ekonomi daerah. Kegiatan ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol penguatan sinergi antarlembaga pemerintah daerah. (Hms / Ahmad Nusur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini