BP Batam Perbaiki Banjir di KPLI-B3 Kabil

0
509

Batam (DKN) – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengambil langkah cepat untuk menangani banjir di sekitar area Kawasan Pengolahan Limbah Industri (KPLI) Kabil. Hal ini untuk mencegah dampak yang lebih besar bagi lingkungan di sekitarnya.

Genangan air tersebut akibat hujan lebat dan tersumbatnya saluran drainase di sekitar area tersebut. Kondisi gudang KPLI Kabil sendiri terendam air setinggi 60 sentimeter.

Manajer Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, pihaknya bersama Asosiasi Pengelolaan Limbah (Aspel) industri B3, sedang melakukan upaya untuk mengatasi banjir yang terjadi akibat tersumbatnya saluran air.

Baca Juga :  Amsakar Bangga dan Sebut Karya Adalah Penanda Zaman Saat Launching Buku Para Guru SMKN 3 Batam

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, juga sudah menginstruksikan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam bersama unit terkait untuk melakukan peninjauan ke lokasi tersebut, mempelajari masalah yang sebenarnya dan berkordinasi mencarikan solusinya.

Baca Juga: BP Batam Terima Kunjungan Ditjen Amerika dan Eropa Kemenlu RI

Bahkan Pengawas Badan Usaha Fasling sendiri sudah meninjau lokasi KPLI, Jumat (16/4/2012) lalu.

“Saat ini kami sedang menyodet atau membuat terusan untuk mengalirkan air ke pantai. Ini alternatif untuk mengatasi banjir sehingga kalau terjadi hujan besar tidak banjir lagi,” kata Iyus Rusmana.

Baca Juga :  Muhammad Rudi Kukuhkan Pengurus KKML Kota Batam Masa Bakti 2024-2029

Guna mengatasi hal tersebut, KPLI saat ini sedang melakukan penyodetan saluran drainase kurang lebih 400 meter, dengan kedalaman 3 hingga 5 meter dan lebar 5 meter.

“Penyodetan ini dilakukan bekerja sama dengan para tenant KPLI-B3. Karena kami tidak bisa anggarkan dana secara mendadak,” jelasnya.

Selain itu, saat ini BP Batam juga sedang memasang saluran drainase di dalam KPLI saluran U-100 dan U-200 serta pembetonan jalan.

Sejumlah alat berat, seperti beko dan dump truck, saat ini sedang bekerja melakukan penyodetan di area KPLI. (yhp)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini