Kerusakan Lingkungan! Teluk Mata Ikan di Nongsa Porak Poranda Akibat Tambang Pasir 

0
49
Lokasi penambangan pasir darat di Teluk Mata Ikan, Nongsa, Kota Batam.

Batam (DKN) – Perusakan lingkungan oleh kegiatan tambang pasir darat dan berbagai aktivitas perusakan hutan mangrove semakin masif terjadi di Pulau Batam, Kepulauan Riau.

Salah satu proyek pengerjaan penambangan pasir darat terlihat di Teluk Mata Ikan, Nongsa, Kota Batam. Aktivitas penambangan pasir ini menimbulkan banyaknya lumpur mengakibatkan gangguan lingkungan sekitar.

Selain itu, dampak penambangan pasir ini juga menimbulkan banyak lobang galian. Ironisnya, aktivitas tambang pasir tersebut tidak jauh dari Markas Polda Kepri.

Dari pantauan wartawan, aktivitas penambangan pasir di lokasi Teluk Mata Ikan menggunakan mesin sedot jenis Dompeng, Jumat (10/4/2026),

Baca Juga :  Deputi VII BP Batam Komitmen Atasi Persoalan Banjir di Batam

Selanjutnya melalui pipa paralon pasir diarahkan menuju tempat penampungan sementara, yang digunakan sebagai tempat untuk memisahkan pasir dari tanah.

Setelah material pasir terkumpul, gundukan pasir terlihat diangkut menggunakan dump truk, yang kemungkinan akan didistribusikan ke berbagai titik penjualan di Kota Batam.

Salah seorang pekerja tambang pasir di lokasi mengemukakan tambang pasir dimana ia bekerja milik Rambe yang diduga sebagai oknum anggota.

“Ini tambang pasir milik bang Rambe,” ujarnya singkat.

Padahal, sebelumnya lokasi tambang pasir di Teluk Mata Ikan ini, pernah diterbitkan oleh Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan Kawasan BP Batam.

Baca Juga :  Kepala BP Batam Ajak Driver Online Promosikan Batam

Sebanyak 200 personel gabungan dari Ditpam, Lanud Hang Nadim, Polsek Bandara, Kodim 0316 dan Pengelola Kawasan Bandara BP Batam pernah diturunkan untuk penertiban lokasi tambang pasir yang dimaksud.

Tidak lama usai dilakukan penertiban, kini para pelaku penambangan pasir diduga ilegal tersebut kembali beroperasi.

Terkait kegiatan ini Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan, Mujiyono, belum dikonfirmasi untuk dimintai tanggapan terkait kegiatan ini. (tim/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini